Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tindakan Pembalap di Circuit Mandalika: Kejadian Jatuh Marquez sampai Bastianini, Performa Marshal Dites


Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, alami jatuh saat tampil pada free practice ke-2 (FP2) MotoGP Indonesia atau yang mempunyai nama sah Pertamina Grand Prix of Indonesia.


Sesion FP2 MotoGP Indonesia berjalan di Pertamina Mandalika International Street Sirkuit, Jumat (18/3/2022) siang WIB.


Pembalap asal Spanyol itu alami kecelakaan saat sesion FP2 sisa beberapa menit.


Marc Marquez terpeleset dari motornya dengan kecepatan tinggi saat melewati Kelokan 11 Circuit Mandalika.


Kecelakaan itu membuat Marc Marquez tidak berhasil finish di 10 besar FP2. Juara dunia MotoGP 6x itu cuman mencatat waktu 1 menit 32,847 detik dan tempati status ke-22.


Marquez bukan salah satu pembalap MotoGP yang jatuh saat FP2. Juara MotoGP Qatar Enea Bastianini alami hal sama.


Meskipun begitu, Bastianini sanggup menuntaskan free practice ke-2 pada urutan ke-5 sesudah mencatat waktu lap 1 menit 31,921 detik.


Kecelakaan tidak cuman terjadi pada FP2 MotoGP, tapi juga di kelas Moto2. Filip Salac dan Pedro Acosta solid jatuh di Kelokan 2 Circuit Mandalika.



Ujian Beberapa Marshal


Beberapa kecelakaan itu sekalian mengetes performa marshal rescue dan mekanisme digital flag marshal.


Digital flag marshal sebagai hal baru di dunia MotoGP karena baru tahun ini jadi peralatan harus di pelintasan. Peranan digital flag marshal ini penting dalam menolong flag marshal setiap posnya.


"Jika dari segi digital flag ditolong secara manusia dengan marshal menggenggam bendera," kata Direktur Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria.


"Dari segi digital flag tidak ada permasalahan, kami telah coba dari hari Rabu. Alatnya sendiri dioperasionalkan dari Race Kontrol dan terkait dengan petugas pemegang bendera disekitaran circuit," ucapnya.


Priandi menambah, performa rescue marshal dalam kecelakaan-kecelakaan itu sudah memberikan kepuasan.


"Berkaitan rescue marshal tidak jadi masalah, ini hari juga kami telah deploy 400-an marshal yang beberapa telah bekerja di WSBK dan di pre-season," katanya.


"Selanjutnya, kami tambah pelatihan di kelas dan lapangan. Marshal benar-benar tidak ada rintangan."


Salah satunya hal menarik saat kejadian-insiden di Circuit Mandalika ialah saat yang dibutuhkan untuk beberapa marshal untuk capai pembalap yang jatuh.


Ini karena luasnya tempat gravel di sejumlah titik disekitaran pelintasan hingga ada jarak sekitaran 100 mtr. lebih di antara tembok dengan aspal circuit.


"Ya, memang jarak beberapa marshal dari tembok pelintasan ke track terhitung jauh tapi itu transisi yang memang seharusnya terjadi untuk keselamatan beberapa pembalap," tutur Denny Individu, pembalap nasional yang berperanan sebagai supir safety car pada moment-event non balapan di Circuit Mandalika.


"Sebagai pembalap, saya akan suka dengan tempat run off yang semakin besar ini. Kita harus juga berpikiran jika tempat run off yang besar ini akan membuat Circuit Mandalika punyai kekuatan peningkatan yang lebih besar dalam sepuluh tahun di depan bersamaan semakin pesatnya kecepatan motor dan perkembangan tehnologi," papar pria yang mempunyai lisensi Clerk of Course untuk moment-event nasional ini.


"Ini berlainan dari misalkan Circuit Sentul yang pengembangannya terbatas oleh kurangnya tempat disekitaran pelintasan," katanya.

Post a Comment for "Tindakan Pembalap di Circuit Mandalika: Kejadian Jatuh Marquez sampai Bastianini, Performa Marshal Dites"