Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perubahan Keadaan Terbaru Hari kesepuluh Agresi Rusia ke Ukraina


Rusia sudah umumkan gencatan senjata di beberapa kota Volnovakha dan dermaga vital Mariupol, yang sudah terserang berat.


Pada Sabtu (5/3/2022), kantor informasi negara keluarkan pengakuan dari pasukan pertahanan jika pasukan Rusia akan stop tembak pada jam 10.00 waktu Moskow, untuk memungkinkannya koridor kemanusiaan keluar beberapa kota Ukraina.


Tidak ada verifikasi dari pasukan Ukraina. Pun tidak terang dari pengakuan Rusia berapakah lama koridor tetap terbuka.


Dikutip Guardian, walikota Mariupol sudah meminta di hari Jumat (4/3/2022) untuk koridor kemanusiaan yang memungkinkannya orang larikan diri dan bawa makanan dan stok klinis.


Mariupol tidak mempunyai air, panas atau listrik dan kekurangan makanan sesudah terserang oleh pasukan Rusia sepanjang lima hari akhir, kata wali kota.


Di Volnovakha, gempuran itu demikian luar biasa hingga mayat-mayat tidak dapat dihimpun, mereka yang terjerat di penampungan kekurangan stok, dan 90 % bangunan hancur atau remuk, kata anggota parlemen lokal Dmytro Lubinets.


Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menjelaskan NATO sudah memberi "lampu hijau untuk pemboman selanjutnya di Ukraina" dengan tidak pedulikan zone larangan terbang.


Zelensky mengomentari NATO karena menampik mengaplikasikan zone larangan terbang di atas Ukraina.


"Semuanya orang yang mati awal hari ini akan mati karena Anda, karena kekurangan Anda, karena minimnya persatuan Anda," katanya.


NATO mengingatkan pada Jumat jika berlakukan zone larangan terbang bisa memacu perang penuh di Eropa dengan Rusia yang membawa senjata nuklir.


Beberapa menteri luar negeri NATO mengulas "zone larangan terbang" di atas Ukraina, tapi sepakat jika pesawat NATO jangan bekerja di atas daerah udara Ukraina.


Awalnya, pembangkit nuklir Zaporizhzhia Ukraina, yang paling besar dari macamnya di Eropa, diambil oleh pasukan Rusia di hari Jumat, sesudah gempuran yang memacu kebakaran di dekat salah satunya dari 6 reaktornya.


Tidak ada pelepasan radiasi yang disampaikan, tapi petinggi Ukraina menjelaskan beberapa karyawan tidak bisa mengecek semua infrastruktur keselamatan sesudah gempuran itu.


KTT genting dewan keamanan PBB diselenggarakan sesudah gempuran pada pembangkit listrik Zaporizhzhia.


Duta Besar AS untuk Federasi Bangsa-Bangsa Linda Thomas-Greenfield menjelaskan dunia secara sempit menghindar "musibah nuklir" dan menyumpah perlakuan Rusia sebagai "ceroboh" dan "beresiko".


Kedutaan Besar AS di Ukraina menjelaskan gempuran pada pembangkit nuklir itu ialah kejahatan perang.


Di bagian lain, Presiden Rusia Vladimir Putin mengenalkan rangkaian undang-undang baru yang menangani kebebasan jurnalis.


Putin tanda-tangani undang-undang yang berlakukan hukuman penjara sampai 15 tahun untuk beberapa orang yang mengeluarkan "info palsu" mengenai tentara Rusia saat Rusia bekerja maju dengan agresinya ke Ukraina.


Banyak toko hentikan operasi Rusia atau hapus lingkup sebagai hasilnya. BBC, CNN, Bloomberg, dan CBC semua umumkan jika mereka membatalkan operasi atau tayangan di negara tersebut, dengan menjelaskan undang-undang itu "mengkriminalisasi laporan mandiri di negara tersebut".


Media massa Rusia Novaya Gazeta menjelaskan akan hapus materi mengenai perlakuan militer Rusia di Ukraina dari situs websitenya.


Regulator media pemerintahan Rusia Roskomnadzor sudah batasi akses ke Twitter, dan negara tersebut sudah memblok Facebook di semua negeri.


Putin tanda-tangani RUU yang hendak memungkinkannya denda atau hukuman penjara sampai 3 tahun karena mengatakan ancaman pada Rusia.


Dari sisi korban, 7 orang meninggal, terhitung dua anak-anak, sesudah gempuran udara Rusia menghajar wilayah permukiman perdesaan di daerah Kirv di hari Jumat, kata polisi Ukraina.


Polisi menjelaskan gempuran itu menghajar dusun Markhalivka, sekitaran 6 mil dari tepian barat daya ibu-kota Ukraina.


Lebih dari 1,dua juta orang sudah tinggalkan Ukraina ke beberapa negara tetangga semenjak Rusia mengeluarkan agresi rasio penuh pada 24 Februari, kata PBB, terhitung sekitaran 1/2 juta anak-anak.

Post a Comment for "Perubahan Keadaan Terbaru Hari kesepuluh Agresi Rusia ke Ukraina"