Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Penyelamatan di Mariupol Diundur, Ukraina Sebutkan Rusia Teruskan Gempuran


Rusia menjelaskan pasukannya sudah stop tembak di dekat dua kota Ukraina yang terkepung pada Sabtu (5/3/2022).


Ini untuk memungkinkannya perjalanan yang aman untuk masyarakat sipil yang larikan diri dari pertarungan.


Tapi dikutip Reuters, beberapa petinggi di salah satunya kota menjelaskan Moskwa tidak seutuhnya memenuhi limitasi gencatan senjata itu.


Kementerian pertahanan Rusia menjelaskan unitnya sudah buka koridor kemanusiaan di dekat kota Mariupol dan Volnovakha yang dikepung oleh pasukannya, saat agresi Rusia ke Ukraina masuk hari kesepuluh.


Tetapi di Mariupol, dewan kota menjelaskan Rusia tidak patuhi gencatan senjata dan minta masyarakat untuk kembali lagi ke penampungan dan menanti info selanjutnya mengenai penyelamatan.


Kementerian pertahanan Rusia mendakwa "nasionalis" Ukraina menahan masyarakat sipil pergi, melapor kantor informasi RIA.


Dermaga tenggara sudah alami pemboman berat, sebuah pertanda jika nilai vital sudah diambil Moskow karena tempatnya di antara Ukraina timur yang terkuasai separatis yang disokong Rusia dan semenanjung Krimea Laut Hitam, yang diambil Moskow dari Ukraina pada 2014.


"Malam hari ini penembakan lebih keras serta lebih dekat," kata seorang anggota staff dari Doctors without Borders/Medecins sans Frontieres.


Menurut tubuh kontribusi itu, masih tidak ada listrik, air, pemanas atau jaringan telepon mobile dan makanan juga sangat jarang di sana.


Pemerintahan Ukraina menjelaskan gagasannya untuk mengevakuasi sekitaran 200.000 orang dari Mariupol dan 15.000 dari Volnovakha, dan Palang Merah ialah penjamin gencatan senjata.


Lepas dari gagasan gencatan senjata terbatas, kementerian pertahanan Rusia menjelaskan gempuran luas akan bersambung di Ukraina, di mana faksinya menyanggah menarget masyarakat sipil atau serang, menyebutkan perbuatannya sebagai "operasi militer khusus".


Pasukan Rusia lakukan gempuran pada infrastruktur militer dan pasukan dari Donetsk yang terkuasai separatis mempererat pengepungan Mariupol, kata jubir Kementerian Pertahanan Igor Konashenkov.


"Kami cuman dihancurkan," kata Wali Kota Mariupol Vadym Boychenko.


Tubuh-badan kontribusi sudah mengingatkan musibah kemanusiaan di semua negeri karena stok makanan, air dan klinis tipis.


Jumlah pengungsi dapat bertambah jadi 1,lima juta di akhir akhir minggu dari 1,tiga juta sekarang ini, kepala tubuh pengungsi PBB menjelaskan di hari Sabtu.


Wanita dan anak kecil seberang di pos pengecekan Medyka di tenggara Polandia pada keadaan beku.

Post a Comment for "Penyelamatan di Mariupol Diundur, Ukraina Sebutkan Rusia Teruskan Gempuran"