Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Penembak Masyarakat Aceh Utara: Saya Tembak Ia karena Ia Mengancam Setubuhi Ibu dan Bakar Rumah


Pemuda berinisial A (25), aktor penembakan pada MY (42) masyarakat Dusun Alue Ngom, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, membuka suara di Mapolres Aceh Utara, Sabtu (5/3/2022).


A akui berani tembak MY dengan airsoft gun tipe senapan angin karena sakit hati pada korban.


"Ia (MY) tiba ke rumah abang saya. Ia mengancam setubuhi ibu saya, dan bakar rumah. Saya tidak tahu apa permasalahan ia dengan abang saya, tetapi mengenai ibu saya, saya tidak dapat terima," kata A pada reporter di hadapan polisi, Sabtu (5/3/2022).


Ia mengatakan, korban berulang-kali memberikan ancaman akan membunuh keluarga aktor.


Pertikaian tersebut lantas ditengahi aparatur dusun dan dibikin kesepakatan damai antara ke-2 keluarga 2 hari saat sebelum kejadian penembakan terjadi.


Aktor berulang-kali mengatakan sakit hatinya atas perkataan korban untuk ibunya.


"Saya ingin bertanya, anak yang mana dapat terima ibunya disebutkan akan disetubuhi," jelasnya.


Diakuinya, maksudnya tembak MY tidak untuk membunuh.


Namun, untuk berikan teguran keras supaya MY tak lagi memberikan ancaman keluarganya.


Saat tembakkan senapan anginnya ke korban, A akui tidak ketahui jika tembakannya mengena leher sisi belakang MY sampai korban meninggal di lokasi peristiwa.


Masalah pemilikan senjata, A akui meminjamnya dari salah seorang pemburu babi yang ada di dusunnya.


"Saya (awalannya) pinjam senjata itu untuk tembak babi," ucapnya.


Dikabarkan sebelumnya, MY masyarakat Dusun Alue Ngom, Kecamatan Nibong, Aceh Utara, Selasa, 1 Maret 2022 ditembak dari jarak 15 mtr. dengan soft gun dan wafat di lokasi peristiwa. Sesudah tembak korban, aktor langsung larikan diri.

Post a Comment for "Penembak Masyarakat Aceh Utara: Saya Tembak Ia karena Ia Mengancam Setubuhi Ibu dan Bakar Rumah"